Showing posts with label puitis. Show all posts
Showing posts with label puitis. Show all posts

Wednesday, 14 December 2011

Akhir.

Kubiarkan gelap malam menyembunyikan perasaan terdalamku
Kubiarkan dinginnya malam mendinginkan pikiranku
Kubiarkan kesunyian malam membunuh kegalauan hati
Kubiarkan cahaya rembulan mengobati semua luka dihatiku

Kubiarkan cerahnya mentari pagi memberikan keceriaan diwajahku
Kubiarkan cahaya matahari menerangi hati dan pikiranku
Kubiarkan sejuknya udara pagi menyejukkan hatiku yang terluka
Kubiarkan keindahan pagi yang mempesona mengalihkan ingatanku pada wajahmu

Kamu.
Menorehkan garis kenangan dalam dipikiranku
Menorehkan garis cinta dihatiku
dan...
Kamu menorehkan luka dihatiku.

Mungkin ini saatnya melepas
Benar-benar melepasmu
Karena kurasa, ini semua terasa percuma.
Kamu, memang si Penyemangatku.
Tapi itu dulu.
Sekarang? Kurasa tidak.
Kau bintang dihidupku, tapi...
sudah redup.

Sekarang aku mulai belajar ikhlas.
Aku rasa, mengikhlaskan itu lebih baik.
Karena cinta tak bisa dipaksa dan juga tak bisa memaksa.
Aku hanya bisa terdiam.
Aku hanya bisa terpaku.
Biarlah semua berlalu.
Inilah akhir dari rasaku padamu.

Karena aku akan kembali ke masa laluku
Masa-masa bersama kekasih hidupku.
Mungkin kekasih sebenarnya selain Tuhan.
Dan aku bisa dengan mudah melepasmu, sang penyemangat. Sang Keajaiban pagi.

-selesai-

Saturday, 3 December 2011

Rindu

Rindu
Namanya rindu
Rasa yang menyesakkan dada tapi begitu indah
Rasa dimana kita benar-benar merasakan kehilangan sesuatu
Apalagi sesuatu yang kita cintai
Rindu bukan hanya di ucapkan, tapi dirasakan
Rindu bukan sekedar kata, tapi perasaan
Rindu oh rindu.
Seperti suatu rasa yang magis
Karena sangat merindu, bisa membuat kita menangis
Itulah kamu yang aku rindukan. My beloved.
Aku menangis ketika mengingatmu, mengenangmu.
Mengenang masa-masa yang dulu
Aku hanya bisa melihat potret dirimu saja
Melihat potretmu aku hanya bisa tersenyum
Dan aku tersadar, semakin lama aku tersenyum karenamu, semakin aku rindu padamu
Rindu oh Rindu.
Menyesakkan dada, membunuh rasa.
Rindu oh Rindu.
Ada banyak makna dibalik 5 hurufmu.
Rindu? Ya, aku rindu padamu. My Beloved.
Mungkin kamu tak akan membaca ini.
Tak apa lah.
Aku hanya bisa berdoa untukmu dari jauh.
Aku rindu padamu, cepatlah pulang. My beloved.
Akhirilah rasa rindu yang menyesakkan ini.

Sunday, 27 November 2011

Surat untuk Si Penyemangatku

Untuk Kamu, Penyemangatku.

Kamu yang selalu menyemangati hari-hariku
Saat aku lelah
Saat aku sedih
Saat aku gundah
Saat aku takut
Kamu, Si Penyemangatku
Kamu adalah sesuatu
Tanpa satu kalimat dari kamu, hari-hariku terasa sangat hampa
Contohnya? Ya sekarang inilah.
Sempat kamu menyemangatiku, dan terakhir kali kamu menyemangatiku adalah saat aku sedih karenamu.
Kamu tidak tau itu.
Kamu hanya mencoba menyemangatiku lagi.
Ya, Karena kaulah Si Penyemangat.
Namun aku tak tau karena ada hal apa, kamu berhenti menjadi Si Penyemangat.
Hidupku sangat sepi.
Memang sebelum-sebelumnya ada si Penyemangat lain di hidupku
Tapi berbeda dengan kamu.
Kamu yang selalu berpikir positif dan selalu memulai hari-harimu dengan semangat.
Aku ingin diberi "sepotong semangat" darimu lagi.
Tapi sayang, Aku pikir aku tidak akan memperoleh "sepotong semangat" itu lagi.
Sedihnya. Penyemangatku Pergi. Penyemangatku hilang. Penyemangatku sudah tidak peduli denganku.
Kamu, Si Penyemangatku. Aku harap kamu bisa memberikan "sepotong semangat" lagi untuk hidupku.


Keajaiban Pagi

Saat pagi datang dengan cerahnya
Bintang dan Bulan pun berganti Matahari
Matahari bersinar memancarkan cahaya dengan bangganya
Seakan-akan ialah cahaya terindah bagi semua makhluk didunia
Langit yang begitu biru cerah berhiaskan awan dan burung-burung yang berterbangan
Burung-burung itu terbang dengan bebasnya
Seperti ialah makhluk yang paling bebas
Angin segar dipagi hari pun adalah salah satu keajaiban pagi
Angin itu menyapaku lembut
Angin itu seakan-akan menerbangkan aku
Angin itu perlahan membawa semua dukaku
Matahari memancarkan cahaya terindah
Burung-burung terbang dengan bebasnya
Angin itu lembut dan mendamaikan hati.
Itulah kamu, seseorang yang mampu memberikan aku cahaya terindah
Itulah kamu, seseorang yang selalu lembut dan membuatku terbang
Itulah kamu, seseorang yang membuatku terbebas dari dilema cinta yang dulu
Itulah kamu, seseorang yang mampu mendamaikan hatiku yang gundah dilanda kesedihan
Namun, Apakah yang terjadi ketika Keajaiban Pagi menghilang?
Datanglah siang hari.
Begitu panas.
Begitu melelahkan.
Angin yang berhembuspun tak dapat menghilangkan rasa lelah
Rasanya ingin cepat-cepat datangnya malam.
Dan sekarang aku tersadar, kamu sang "Keajaiban Pagi" ku telah menghilang dari kehidupanku.

Labels

alice academy (1) biologi (1) cerita (4) cinta (5) curhat (13) design (1) fisika (1) friends (2) Galau (1) gryffindor (1) harry potter (3) hewan (1) idola (1) info (1) japan (4) kuliah (1) Lirik Lagu (15) movie (1) movie review (1) nama ilmiah (1) nama latin (1) Naruto (3) News (2) PASKIBRA (2) pengetahuan (2) pertama (1) pottermore (1) puitis (4) review (1) running man (2) sejarah (1) sinopsis (2) spongebob (1) tumbuhan (1) Video (1) Westlife (24)
Copyright © 2014 Evereading